4 Tips Mencegah Gangguan Babi Hutan di Alam Bebas

Hutan adalah habitat berbagai jenis hewan liar. Hutan lebat, savana maupun pergunungan adalah tempat hidup yang tepat untuk berbagai hewan seperti burung,ular, monyet, harimau, babi, rusa dan aneka hewan lainnya. 

Selain monyet dan burung yang terkesan jinak di kalangan para penggiat alam bebas, beberapa hewan liar lainnya tak menutup kemungkinan bisa ditemukan di hutan. Hewan liar bisa menyelinap, mengganggu atau menyerang manusia di hutan. Babi hutan adalah salah satu hewan liar yang sering ditemui di alam bebas, seperti hutan pegunungan.  Babi hutan sering ditemui di Gunung Sindoro, Gunung Papandayan, Gunung Tambora dan juga Taman Nasional Alas Purwo.
Babi Hutan
Di hutan daerah pendakian gunung, babi hutan kerap kali mengganggu para pendaki. Babi hutan biasanya datang di lokasi camp, dimana para pendaki beristirahat dan mengolah beberapa logistik yang tentu saja mengundang kedatangan babi hutan.

Ketika berkemah di hutan, tentu harus waspada dengan gangguan babi hutan. Biasanya para pendaki sudah mendengar desas-desus adanya babi hutan di sekitar pos pendakian tertentu. Itu tak lain adalah persiapan dimana kita harus menghindari dan mencegah gangguan atau serangan babi hutan.

Berikut tips untuk mencegah gangguan dan serangan babi hutan :

1. Simpan perlengkapan dan logistik dengan baik.

Biasanya hewan liar tidak akan datang ke tempat yang sering didatangi oleh manusia. Namun hewan liar khususnya babi hutan bisa datang untuk mencari makan ketika manusia tidak aktif seperti di malam hari atau ketika meninggalkan tenda dalam waktu lama. Babi hutan memang akan datang, namun kita bisa mencegahnya mengganggu logistik maupun tenda. 
Tenda yang Diacak-acak Babi Hutan
Jika di pos tertentu sudah ada desas-desus ada babi hutan, maka simpanlah makanan dengan baik. Taruh makanan di dalam tas dan gantung tas di pohon atau tempat yang cukup tinggi, sekiranya tidak bisa dicapai oleh babi hutan.

Packing lah tenda dan gantung di tempat yang tinggi jika akan ditinggalkan dalam waktu lama jika lokasi tersebut sudah terkenal banyak babi hutan berkeliaran.

2. Hindari makanan berbau  

Makanan yang berbau amis seperti ikan dan daging bisa menarik untuk babi hutan. Setelah makan, bungkus sampah dan gantung di tempat yang tinggi, jauhkan dari tenda atau bakar habis sampah untuk menghilangkan bau'nya.

3. Jauhi Area Sampah dengan Tenda

Jauhilah area sampah dengan area tenda. Sampah dengan bau yang menusuk akan mengundang babi hutan dan babi hutan mungkin akan datang juga ke tenda untuk mencari makanan yang lain.
Tenda yang Diserang Babi Hutan
Bereskan sampah seperti bungkus dan sisa makanan yang bisa menarik babi hutan untuk datang.

4. Nyalakan api di sekitar tenda  

Hewan liar takut pada api dan asap. Buatlah api unggun kecil di dekat tenda dengan jarak aman. Jagalah api hingga menyala konstan sehingga meskipun mati masih menimbulkan asap yang bsia mencegah datangnya hewan liar seperti babi hutan.
Babi hutan bisa datang di siang maupun malam hari dimana manusia tidak aktif atau tidak ada. Jadi meski meninggalkan barang di tenda, lebih baik mengemas semua perlengkapan dan mengamankannya agar babi hutan tidak menyerang semua perlengkapan dan logistik anda. Selamat Berpetualang !

Share :

Facebook Twitter Google+

1 Response to "4 Tips Mencegah Gangguan Babi Hutan di Alam Bebas"

  1. Alhamdulilah belum pernah ketemu dengan babi hutan, kalau monyet sering pada mau minta makann

    ReplyDelete